SEBUAH PERJALANAN

Bertahun-tahun yang lalu..
Pada sebuah perjalanan..
Aku bertemu seorang anak kecil penuh luka dan tangis
Aku bertanya.. mengapa
Dia mengatakan sedang mencari cinta...
Cinta kedua orang tua dan saudaranya yang hilang...
Aku menatap dengan penuh rasa kasih..
Ingin kupeluk dan kubisikkan ... aku punya cinta..
Dia menggeleng dan berlalu

Bertahun- tahun yang lalu..
Pada sebuah perjalanan..
Aku bertemu seorang anak remaja yang menatap dengan kosong dan penuh kecemasan
Aku bertanya.. mengapa
Dia menjawab dengan lemah, sedang mencari cinta seseorang yang bisa menerima dia apa adanya...
Mencari seorang sahabat yang menyayanginya seperti saudara.. penuh ketulusan
Aku menatap dengan penuh rasa kasih..
Ingin kupeluk dan kubisikkan.. aku punya cinta
Dia tersenyum pahit dan berlalu..

Kemarin..
Aku bertemu seorang ibu yang mengendong anaknya ...
Kulihat dia mengusap air yang ada diujung matanya
Aku bertanya...mengapa
Dia tersenyum dan memeluk anaknya.. dan berkata
Aku sudah bisa memberi cinta tanpa harus mencari cinta...
Aku tidak akan menghabiskan umur dan waktuku untuk mencari cinta..
Aku sudah memilikinya dari sang khaliq..
Saatnya aku harus banyak memberi cinta..

Hari ini...
Pada sebuah perjalanan ..
Aku melihat banyak senyuman....
Cinta bertebaran di bumi Allah nan Indah
Suara Cinta...
Nyanyian cinta..
Pandangan cinta..
Bisikan cinta.
Semoga hati kita dipenuhi cinta
Amin

DIAKHIR WAKTU

Bila nafas sudah ditenggorokan…
Aku tak mampu memperbaiki apapun..
Kumohon...
Berilah waktu yang cukup
Untuk menabung apa yang harus kubawa..
Bukanlah jasad yang akan dimakan ulat
Bukanlah harta yang dikumpulkan dengan susah payah
Bukan pula kepandaian yang hanya menjadi ketakaburan, kesombongan

Bila waktu yang kau beri telah habis
Aku berharap...
Sudah ada yang kubawa..
Anak-anak yang soleh dan solehah
Ilmu yang pernah coba kuberi semampuku ..
Dan ...
Ibadah sebagai hambaMu..

Di akhir waktu ku..
Ku ingin menghadapmu dengan senyuman yang terindah...

ISILAH WAKTU DENGAN IBADAH

Demi masa, Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal salih dan saling menasehati dengan kebenaran dan kesabaran
(QS.Al Ashr [103]: 1-3)


Ibadah adalah mencakup semua yang disukai Allah dan yang diridhaiNya, berupa perkataan serta perbuatan lahir dan batin . Dengan demikian tidak ada pengkhususan waktu untuk ibadah atau selain ibadah dalam kehidupan manusia .orang-orang mengira hanya ibadah pada waktu sholat lima waktu atau puasa wajib bulan puasa, atau melaksanakan ibadah haji pada saat menunaikan rukun islam pokok yang terbatas oleh waktu dan tempat tertentu. Orang-orang yang memahami ibadah semata-mata hanya seperti itu sebenarnya telah salah paham. Memang itu semua merupakan masalah-masalah pokok dalam agama, namun pengertian ibadah lebih luas dari itu.
Pengertian ibadah yang benar adalah hendaknya seorang manusia selalu membayangkan bahwa dirinya adalah hamba Allah, baik pada waktu shalat atau di luar shalat, pada waktu sempit ataupun lapang, baik ketika bersama orang banyak ataupun sedang sendirian.Ketika seorang muslim bertolak dari semua ini maka di ada dalam ibadah kepada Allah ta’ala. Selama perasaan diawasi oleh Allah itu ada ketika melakukan semua perbuatan, maka semua itu dianggap sebagai ibadah kepada Allah.
Bila kita menyadari pengertian yang benar mengenai ibadah , maka hal itu menjadi faktor penolong bagi kita untuk memanfaatkan waktu dalam hal-hal yang bermanfaat. Ketika kita membuang-buang waktu tanpa manfaat itu berarti kita merusak pemahaman ibadah yang benar.
Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitabnya Al-Asbahah mengisahkan bahwa seorang wanita dijaman Rasulullah saw bernama Asma binti Yazid ibnus Sakan r.a. datang menemui Nabi Muhammad saw. Ketika beliau sedang berada ditengah-tengah para sahabatnya. Dia berkata, ” Demi ayahku dan ibuku!, Aku adalah utusan para perempuan kepadamu. Sesungguhnya Allah telah mengutusmu kepada laki-laki dan perempuan semuanya sehingga kami beriman kepadamu dan kepada Tuhanmu. Namun kami para perempuan, sangat terbatas dan terkekang, padahal kami adalah tonggak rumah kalian, lahan memuaskan syahwat kalian, dan yang mengandung anak-anak kalian. Sedangkan kalian wahai para lelaki yang telah diberi kelebihan oleh Allah dengan adanya perkumpulan, jamaah, mengunjungi orang sakit, melayat jenazah, dan melaksanakan ibadah haji berulang kali. Bahkan hal yang lebih utama dari itu yaitu jihad di jalan Allah sampai pada perkataan. Dan bila salah seorang dari kalian keluar untuk menunaikan ibadah haji atau berjihad maka kamilah yang menjaga harta-harta kalian, menenun pakaian kalian, dan mendidik anak-anak kalian. Apakah kami bisa bersama dengan lelaki dalam mendapatkan pahala ini ?. Nabi Muhammad saw lantas berpaling kepada para sahabat dan berkata ” apakah kalian mendengar perkataan yang lebih baik dari perempuan ini, yang mengadukan masalah agamanya. Para sahabat menjawab, ”Wahai Rasulullah kami tiak menyangka ada perempuan yang mendapatkan petunjuk seperti dia!”. Lantas nabi berpaling kepada perempuan itu dan berkata , ”Wahai perempuan, pahamilah dan beritahukanlah kepada para perempuan yang ada dibelakangmu bahwa pengabdian .seorang perempuan kepada suaminya, mencari keridhaannya, dan mengikutinya, maka kedudukannya sama dengan itu semua (pekerjaan yang dilakukan laki-laki).
Seorang perempuan mungkin saja mengira melaksanakan pekerjaan –pekerjaan rumah tangga adalah pekerjaan yang tidak mendatangkan pahala dan tidak bermanfaat bila dibandingkan dengan urusan akhirat. Padahal sebenarnya pekerjaan itu termasuk masalah ibadah yang diganjar pahala dengan syarat dia harus sadar bahwa pekerjaannya dilakukan dalam mencari keridhaan Allah dan berbakti pada suaminya.
Jadi janganlah kita para wanita berkecil hati dengan aktivitas kita sehari-hari, sebagai ibu rumah tangga yang mengurusi seluruh kebutuhan keluarga insya Allah tercatat sebagai amal ibadah kita, asal kita melakukan dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang.
Bila kita bandingkan antara usia yang pendek ini dengan usia umat sebelum kita yang panjang, maka kita akan mengetahui pentingnya waktu sehingga kita akan memanfaatkan setiap desah nafas dan setiap detik dari usia kita. Kehidupan manusia dimulai dengan lemah dan diakhiri dengan lemah. Ada tahun-tahun permulaan dan akhir pemanfaatannya tidak seperti yang kita harapkan. Untuk itu Rasulullah memberikan petunjuk kepada kita tentang pemanfaatan waktu sebelum luput dari kita, beliau bersabda , ”pergunakanlah lima perkara sebelum datang lima perkara lagi, hidupmu sebelum matimu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kosongmu sebelum datang masa sibukmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, masa kayamu sebelum masa fakirmu.” (HR. Ahmad dengan sanad sahih). Jadi waktu yang kita punyai adalah masa hidup, masa sehat, masa kosong, masa muda dan masa kaya yang seharusnya bisa kita isi dengan berbagai aktivitas ibadah yang dicintai Allah
Tabiat manusia tidak bisa diam dan berhenti dari aktivitas. Kalau aktivitas ini diarahkan dengan baik maka manfaatnya akan kembali pada umat, tetapi kalau sebaliknya maka akan menjadi lahan yang subur bagi setan. Ada permasalahan yang harus kita sadari, bahwa kelalaian manusia terhadap pemanfaatan waktu. Pada saat orang-orang barat (non muslim) giat memanfaatkan waktu mereka, bersamaan dengan itu juga mereka memalingkan pandangan kaum muslimin dengan merusak waktu, mendorong kita untuk menyia-nyaiakannya agar kita sibuk engan hal-hal sepele dan memalingkan kita dari hal-hal yang penting dengan cara merubah pikiran kita menjadi orang –orang yang berpikir kapitalis karena kita jadi tergiur memiliki suatu benda atau barang, yang akhirnya menuntut kita bekerja lebih dari yang seharusnya dan waktu kita akan habis hanya memikirkan pekerjaan seumur hidup kita. Menciptakan permainan pengisi waktu kosong, seni yang membuai, acara-acara TV yang bertujuan menghilangkan kejenuhan terhadap rutinitas kerja sehari-hari. Begitulah cara mereka memalingkan pikiran dan waktu kita. Ini adalah realitas, dan kita harus bertanya kepada diri sendiri. Dari waktu 24 jam yang kita punyai setiap hari, berapa lama waktu untuk bekerja dan mencari hiburan. Dan berapa waktu yang kita punyai untuk bermesra dengan Allah ataupun berkumpul dengan keluarga untuk memperkuat ikatan silahturahmi dan kasih sayang antara orang tua dan anak. Kalau kita mau jujur kita akan mendapat jawaban yang jujur, dan mulailah untuk memperbaiki segalanya sebelum terlambat.

”Allah benci terhadap setiap perkataan kasar, keji dan sombong. Berteriak-teriak di pasar, menjadi mayat pada malam hari dan keledai pada siang hari. Serta orang yang mengetahui urusan dunia namun bodoh akan urusan akhirat (HR. Ibnu Hibban dengan sanad sahih)

TENTANG PENULIS Harun Yahya

Adnan Oktar lahir di Ankara pada tahun 1956. Sebagai seorang da'i dan ilmuwan terkemuka asal Turki, beliau sangat menjunjung tinggi nilai akhlaq dan mengabdikan hidupnya untuk mendakwahkan ajaran agama kepada masyarakat. Adnan Oktar memulai perjuangan intelektualnya pada tahun 1979, yakni ketika menuntut ilmu di Akademi Seni, Universitas Mimar Sinan. Selama berada di universitas tersebut, beliau melakukan pengkajian yang mendalam tentang berbagai filsafat dan ideologi materialistik yang sangat berpengaruh terhadap masyarakat sekitar. Hal ini menjadikan beliau lebih tahu dan paham dibandingkan dengan para pendukung filsafat atau ideologi itu sendiri. Berbekal informasi dan pengetahuan yang mendalam ini, beliau menulis berbagai buku tentang bahaya Darwinisme dan teori evolusi, yang merupakan ancaman terhadap nilai-nilai akhlaq, terhadap dunia; serta buku tentang keruntuhan teori ini oleh ilmu pengetahuan. Majalah ilmiah populer terkenal New Scientist edisi 22 April 2000 menjuluki Adnan Oktar sebagai "pahlawan dunia" yang telah membongkar kebohongan teori evolusi dan mengemukakan fakta adanya penciptaan. Penulis juga telah menghasilkan berbagai karya tentang Zionisme dan Freemasonry, serta ratusan buku yang mengulas masalah akhlaq dalam Al-Qur'an dan bahasan-bahasan lain yang berhubungan dengan akidah.

Nama pena Harun Yahya berasal dari dua nama Nabi: "Harun" (Aaron) dan "Yahya" (John) untuk mengenang perjuangan dua orang Nabi tersebut melawan kekufuran.

Buku-buku karya pengarang: 'Tangan Rahasia' di Bosnia, Kebohongan Holocaust, Di Balik Tirai Terorisme, Kartu-Kurdi Israel, Strategi Nasional bagi Turki, Moral Qur'ani: Solusi, Permusuhan Darwin Terhadap Bangsa Turki, Bencana Kemanusiaan Akibat Ulah Darwinisme, Kebohongan Teori Evolusi, Bangsa-Bangsa Yang Diadzab, Nabi Musa, Zaman Keemasan, Keagungan Warna Ciptaan Allah, Kebesaran Allah di Setiap Sudut Alam Semesta, Hakikat Kehidupan Dunia, Pengakuan Kaum Evolusionis, Kekeliruan Kaum Evolusionis, Sihir Darwinisme, Agama Darwinisme, Al-Qur'an Menuntun Kepada Ilmu Pengetahuan, Asal Usul Kehidupan yang Sesungguhnya, Penciptaan Alam Semesta, Keajaiban Al-Qur'an, Desain Pada Alam, Perilaku Pengorbanan Diri dan Kecerdasan Pada Dunia Hewan, Keabadian Telah Berlangsung, Anakku Darwin Telah Berbohong!, Berakhirnya Darwinisme, Bagaimana Seorang Muslim Berpikir?, Keabadian dan Hakikat Takdir, Jangan Berpura-Pura Tidak Tahu, Misteri DNA, Keajaiban Atom, Keajaiban Sel, Keajaiban Sistem Kekebalan, Keajaiban Mata, Keajaiban Penciptaan Tumbuhan, Keajaiban Laba-Laba, Keajaiban Semut, Keajaiban Nyamuk, Keajaiban Lebah, Keajaiban Biji, Keajaiban Rayap

Karya-karya pengarang yang berhubungan dengan Al-Qur'an: Pernahkah Anda Berpikir Tentang Kebenaran?, Mengabdi Hanya Kepada Allah, Meninggalkan Masyarakat Jahiliyyah, Surga, Teori Evolusi, Nilai Akhlaq Dalam Al-Qur'an, Ilmu Al-Qur'an, Index Al-Qur'an, Hijrah di Jalan Allah, Sifat Munafiq Dalam Al-Qur'an, Rahasia Orang Munafiq, Nama-Nama Allah Yang Agung, Berdakwah dan Berdebat Dalam Al-Qur'an, Konsep Dasar Dalam Al-Qur'an, Jawaban-Jawaban Al-Qur'an, Kematian, Kebangkitan dan Neraka, Perjuangan Para Rasul, Syaitan: Musuh Nyata Manusia, Agama Berhala, Agama Kaum Jahiliyyah, Kesombongan Syaitan, Doa Dalam Al-Qur'an, Urgensi Akal dalam Al-Qur'an, Hari Kebangkitan, Jangan Pernah Lupa, Hukum-Hukum Al-Qur'an yang Diabaikan, Karakter Manusia Dalam Masyarakat Jahiliyyah, Pentingnya Sabar Dalam Al-Qur'an, Pengetahuan Umum Dari Al-Qur'an, Memahami Iman dengan Mudah 1-2-3, Pemikiran Dangkal Kaum Kafir, Iman Yang Sempurna, Sebelum Anda Menyesal, Perkataan Para Rasul, Kasih Sayang Orang Mukmin, Takut Kepada Allah, Mimpi Buruk Kekafiran, Nabi Isa Akan Datang Kembali, Al-Qur'an Memberi Keindahan Pada Kehidupan, Beragam Keindahan Ciptaan Allah 1-2-3-4, Perbuatan Dosa Bernama: 'Mencela', Rahasia Ujian Kehidupan, Hikmah Yang Benar Menurut Al-Qur'an, Perjuangan Melawan Agama Kaum yang Tidak Beragama, Tarbiyyah Nabi Yusuf, Bersekutu dalam Kebaikan, Fitnah Terhadap Umat Islam Sepanjang Sejarah, Urgensi Mengikuti Perkataan yang Baik, Mengapa Menipu Diri Sendiri?, Islam: Agama Mudah, Kegembiraan dan Keteguhan dalam Al-Qur'an, Melihat Kebaikan pada Segala Hal, Bagaimana Orang Bodoh Menafsirkan Al-Qur'an?, Sejumlah Rahasia Al-Qur'an, Keberanian Orang Mukmin.

Buku-buku berjudul Kebohongan Teori Evolusi, Bangsa-Bangsa Yang Diadzab, Bagi Kaum yang Berpikir, Hakikat Kehidupan Dunia, Bagaimana Seorang Muslim Berpikir?, Jangan Berpura-Pura Tidak Tahu, Keajaiban Semut, Keagungan Warna Ciptaan Allah, Penciptaan Alam Semesta, Allah Dapat Diketahui Melalui Akal, Nilai Akhlaq dalam Al-Qur'an, Konsep Dasar dalam Al-Qur'an, Pernahkan Anda Berpikir tentang Kebenaran?, Pemikiran Dangkal Kaum Kafir, Urgensi Akal dalam Al-Qur'an, dan Keajaiban DNA telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Keajaiban Semut dan Allah dapat Diketahui Melalui Akal telah diterjemahkan ke dalam bahasa Urdu. Kematian, Kebangkitan dan Neraka telah diterjemahkan ke bahasa Polandia. Bangsa-Bangsa yang Diadzab telah diterjemahkan ke bahasa Portugis, dan telah diterbitkan oleh berbagai penerbitan manca negara.

Banyak karya Harun Yahya yang kini tengah diterjemahkan ke bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Itali, Rusia, Spanyol, Arab, Portugis, Albania, Serbo-Kroasia (Bosnia), Polandia, Urdu, Indonesia, Melayu dan Malayalam. Tujuan utama kami adalah untuk menterjemahkan semua buku tersebut ke dalam bahasa Inggris dan berbagai bahasa lainnya pada tahun 2001 dan menyebarkannya ke seluruh penjuru dunia agar bermanfaat bagi semua orang.

Dalam semua buku karya pengarang yang menggunakan nama pena Harun Yahya ini, semua topik yang disampaikan sangat sesuai dengan ajaran Al-Qur'an. Bahkan topik-topik yang disampaikan melalui bahasa ilmiah, yang kadang dianggap rumit dan membingungkan, diuraikan dengan sangat lugas dan jelas dalam buku-buku Harun Yahya. Tidaklah mengherankan jika buku-buku tersebut menarik semua orang dari segala umur dan lapisan masyarakat.

Buku-buku yang berhubungan dengan keimanan mendakwahkan tentang keberadaan dan keesaan Allah, dan ditulis dengan tujuan utama menyampaikan Islam kepada mereka yang jauh dari agama dan membuka hati mereka agar menerima kebenaran. Bagi pembaca Muslim, buku-buku tersebut berisikan nasehat dan peringatan. Penulis telah menerbitkan karya-karyanya tentang hal-hal pokok yang disebutkan dalam Al-Qur'an agar kaum Muslim dapat meningkatkan ketaqwaan dan kemampuan berpikir mereka secara mendalam.

Karya penulis dalam bentuk booklet: Misteri Atom, Keruntuhan Teori Evolusi: Fakta Penciptaan, Keruntuhan Materialisme, Berakhirnya Materialisme, Kekeliruan Kaum Evolusionis 1, Kekeliruan Kaum Evolusionis 2, Mikrobiologi Meruntuhkan Teori Evolusi, Fakta Penciptaan, 20 Pertanyaan Yang Meruntuhkan Teori Evolusi, Kebohongan Terbesar Dalam Sejarah Biologi: Darwinisme.


TAWON BERMADU

(Harun Yahya)

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah:"Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia".

kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yanng telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl 68, 69)

Banyak orang tahu bahwa madu merupakan sumber gizi yang penting bagi tubuh manusia, namun sedikit sekali orang yang menyadari betapa mengagumkan karakteristik produsen madu itu sendiri yaitu tawon.

Sumber makanan tawon adalah nektar (minuman dari sari bunga) yang tidak mungkin didapatkan pada musim dingin. Maka dari itu tawon mencampur nektar tsb dengan sekresi khususnya sehingga menghasilkan sumber makanan baru, yaitu madu yang dapat menjadi persediaan makanan baginya untuk musim dingin yang panjang.

Yang menarik perhatian di sini adalah bahwa madu menyimpan persediaan madu jauh lebih banyak dari yang sebenarnya ia butuhkan. Sudah pasti pertanyaan yang muncul adalah mengapa tawon tidak bosan/berhenti dari aktifitas produksi yang berlebihan ini, karena jelas bagi tawon untuk membuang waktu dan tenaga. Jawaban atas pertanyaan ini terletak pada wahyu ilahi yang diterima oleh tawon, sebagaimana disebutkan pada ayat Qur'an di atas.

Tawon memproduksi madu tidak hanya untuk dirinya saja namun juga bagi manusia. Oleh karenanya, seperti beberapa hewan di muka bumi, tawon juga diciptakan demi khidmat kepada manusia. Sebagaimana ayam bertelor setiap hari meskipun ayam tidak membutuhkan atau sapi yang menghasilkan susu dalam jumlah besar jauh yang dibutuhkan oleh anaknya.

ORGANISASI KAWANAN TAWON YANG SEMPURNA

Kehidupan kawanan tawon dalam sarangnya dan kegiatan produksi madu mempunyai detail yang luar biasa. Tanpa membahas lebih jauh, marilah kita lebih mengenal sifat dan karakteristik "kehidupan sosial" tawon. Tawon memiliki "tugas" banyak yang harus dikerjakan yang mana semuanya diatasi dengan organisasi yang prima.

PENGATURAN KELEMBABAN DAN VENTILASI UDARA

Kelembaban sarang tawon yang menjadikan madu berkualitas dan terlindungi harus dipertahankan dalam batas tertentu sepanjang waktu. Sedikit berubah tingkat kelembaban menjadi di atas atau di bawah limit, akan dapat merusak kualitas gizi dan hilang proteksinya. Demikian pula, temperatur sarang tawon harus 32°C selama 10 bulan. Untuk menjaga agar konstan tingkat temperatur dan kelembaban dalam batas-batas tertentu ini, "kelompok ventilasi" tawon ditunjuk untuk melaksanakan tugas penting ini.

Selama musim panas, sangatlah mudah kita dapat mengamati bagaimana tawon memberikan ventilasi sarangnya. Pintu sarang tawon dipadati oleh tawon. Dengan bertahan hinggap di lantai kayu, tawon mengipasi sarangnya dengan menggunakan sayapnya. Dalam suatu standar sarang tawon, udara yang masuk dari satu sisi dipaksa untuk keluar dari sisi lain. Tawon ventilator tambahan juga bekerja menyebarkan arus udara di sekitarnya.

Sistem ventilasi yang sama dipakai untuk menjagai sarang tawon dari bahaya asap dan polusi udara.

SISTEM KESEHATAN

Usaha tawon untuk menjaga kualitas madu tidak hanya dibatasi pada pengaturan kelembaban dan penkondisian udara saja. Sistem kesehatan yang mengagumkan juga terjadi di sarang tawon untuk menghindari kejadian apapun yang mengkin dapat menghasilkan sumber lahirnya bakteri. Prinsip dasar sistem kesehatan ini adalah untuk menghindari barang asing yang dapat masuk dalam sarang tawon. Karena itu selalu ada dua pengawal di depan pintu masuk sarang. Jika ada barang asing ataupun serangga yang akan memasuki sarang tawon meskipun sudah ada usaha preventif ini, maka semua tawon awas sekali dan mengeluarkannya dari sarangnya.

Untuk barang asing lebih besar yang tidak dapat dibawa keluar sarangnya, mekanisme preventif yang lain dimulai. Untuk keadaan yang demikian ini tawon menghasilkan sesuatu yang disebut "propolis (damar tawon)". Tawon membentuk propolis yang mengumpulkan damar dari pepohonan seperti pohon cemara, poplar, akasia; kemudian menggabungkan ini dengan sekresi khususnya. Kelebihan yang mendasar dari propolis adalah kemampuannya untuk tidak melindungi bakteri di dalamnya. Substansi seperti ini dibungkus dengan propolis setebal 1.5 mm, sehingga terisolasi dari sarang tawon.

Damar tawon yang sama digunakan untuk menambal sarang yang pecah. Damar bereaksi dengan udara dan membentuk p Jelas sekali kita dapat menyadari bahwa sistem yang diimplementasikan oleh tawon untuk menjaga sarangnya memerlukan kesadaran dan intelejensi yang tinggi. Yang lebih menarik adalah cairan damar yang dikeluarkan oleh tawon untuk perlindungan dari bakteria. Meskipun kita bisa menganggap bahwa tawon mengeluarkan cairan ini "secara sadar" untuk membungkus partikel asing, namun bagaimana mungkin menyediakan penjelasan atas pertanyaan berikut: 'bagaimana tawon menambahkan kualitas anti-bakteri ke cairan yang dikeluarkan oleh tubuhnya'. Apakah manusia, -yang sudah pasti lebih intelijen dari tawon- memiliki kemampuan untuk memberikan kualitas anti-bakteri ke dalam sekresi tubuh manusia sendiri?

Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.

Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman.Maka mengapakah mereka tidak bersyukur? (QS. Yaasiin 72, 73).

BEAUTIFUL MOM…

Kecantikan itu ....

Bukan dari apa yang ditampilkan..

Bukan dari keelokan paras..

Juga bukan karena indahnya pakaian....

Bukan pula dari perhiasan yang dikenakan....

Maaf....

Yang ku pikirkan ...

Cantik itu...

Dari apa yang dipikirkan...

Dari apa yang diucapkan..

Dan semua aplikasi pemikiran dan ucapan..

Yang sejalan...

Yang menjadi sebuah keharusan

Seluruh sendi kehidupanmu dan keluargamu

Sudahkah sesuai dengan aturan hidup dari Allah..

Pertanyaan ini untuk diriku...

Dirimu...

Semoga kita menjadi...

Ibu yang paling cantik ..

Untuk anak-anak kita..

Amiin

IBU, JANGAN PERNAH BERHENTI BELAJAR

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (QS. Al-Mujadilah [58:] 11)

Mengenai belajar dan mengajar , Mu’adz bin jabal-dalam riwayatnya yang marfu’ mengatakan ”Pelajarilah ilmu, sebab mencari ilmu karena Allah adalah kebaikan, menuntutnya adalah ibadah, mempelajarinya adalah tasbih , mengkajinya adalah jihad, mengajarkannya adalah sedekah dan membelanjakan harta kepada ahlinya adalah kedekatan . Barangsiapa yang kehilangan ilmu, maka hatinya akan sakit yang biasanya berujung pada kematian, tidak menyadarinya, karena kesibukan-kesibukan dunia mematikan perasaannya maka kita akan merasakan sakit yang pedih dan penyesalan yang tiada berguna, dalam sabdanya Rasulullah Saw menyampaikan : ”Manusia itu tidur. Maka ketika mereka mati, mereka bangun”.

Maukah kita menjadi orang yang menyesal setelah tidak ada waktu dan kesempatan untuk belajar ? saya yakin kita semua tidak menginginkan itu terjadi. Sehingga mulai saat ini kita harus mendorong diri lebih keras lagi untuk belajar dan terus belajar sampai akhir hayat kita.

Rasulullah Saw. Bersabda, ”Menuntut ilmu adalah fardhu bagi setiap muslim dan muslimat”. Suatu kewajiban kepada seluruh umat islam yang laki-laki maupun perempuan setelah mencapai akil baliq adalah mengetahui dua kalimat syahadat dan memahami maknanya, meyakini tanpa kebimbangan dan keraguan walau kadang melalui taklid karena tidak semua hal harus bisa dilogikakan dengan akal manusia. Kewajiban mempelajari ilmu –ilmu yang menambah kedekatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT lebih utama dan merupakan fardhu ’ain sedangkan ilmu yang berkaitan dengan lahiriah yang berkaitan dengan pengembangan ilmu pengetahuan manusia merupakan fardhu kifayah.

Dari segi akal, keutamaan ilmu yang dengannya manusia sampai kepada Allah dan mencapai kedekatanNya, yaitu kebahagiaan kekal dan kelezatan abadi . Di dalamnya terdapat kemuliaan dunia dan akhirat. Dunia adalah ladang akhirat. Maka orang yang berilmu dengan ilmunya senantiasa berusaha memperbaiki diri untuk semakin mendekatkan diri pada Penciptanya , dengan pengajaran senantiasa menyeru kepada kebaikan sesuai firman Allah SWT., ”Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan bantahlah mereka dengan cara yang baik (QS Al-Nahl [16]:125) .

lmu Allah sangat luas, janganlah pernah puas dengan ilmu yang kita miliki sekarang, karena akan menjadi benih kesombongan yang menggumpal menjadi ketakaburan,belajar dan teruslah belajar untuk hal yang lebih utama sebagai modal kita beraktivitas dan membimbing anak-anak kita menjadi umat yang kuat ilmu dan imannya.

Allah SWT berfirman:

Katakanlah ”Adakah sama orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?’ (QS Az-Zumar[39]:90)

”Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia. Dan tidak ada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu”.(QS Al-Ankabut[29]:43)

Dalam hadis shahih Rasulullah bersabda :

”Seutama-utama manusia adalah orang mukmin yang berilmu yang apabila diperlukan, ia berguna. Kalaupun tidak diperlukan, maka ia dapat mengurus dirinya sendiri.

Yang pantas bagi orang yang berilmu yang taat adalah makanan, pakaian, tempat tinggal dan semua yang berkaitan dengan hidupnya di dunia ini sederhana, tidak cenderung pada kesenangan, tidak sampai kepada kemewahan, menghindari masuk lingkungan penguasa dan kaum hartawan untuk menghindari fitnah.

Iman itu telanjang, pakaiannya adalah takwa, perhiasannya adalah rasa malu dan buahnya adalah ilmu (Hadist)